Tips Properti

Simak beragam tips properti, cara merawat rumah, tips menabung untuk membeli rumah, dan dapatkan lebih banyak lagi informasi tentang properti syariah.

Tips Properti

Cara Menabung Untuk Beli Rumah Dengan Gaji 1 Juta

Banyak orang memutar otak agar dapat membeli rumah meskipun hanya memiliki gaji 1 juta.  Sayangnya, tidak semua orang memiliki kemampuan finansial untuk membeli rumah tersebut. Apalagi dengan kondisi ekonomi yang sekarang tidak bagus. Tidak jarang banyak orang yang gajinya masih di bawah UMR setiap kawasan. Lantas, bagaimana cara menabung untuk beli rumah dengan gaji 1 juta ? Jika hal ini menjadi masalah anda, maka anda bisa gunakan beberapa tips berikut : 8 Cara Menabung Untuk Beli Rumah Dengan Gaji 1 Juta Cari Pekerjaan dan Pendapatan Tambahan Tidak bisa kita pungkiri, gaji 1 juta ini tergolong kecil dan sangat pas-pasan. Namun, tetap saja tergantung dari mana anda sedang menetap saat ini. Jika kawasan tersebut masih tergolong perkotaan maka anda bisa cari pekerjaan sampingan kekinian. Misalnya jadi ojol, usaha kulineran dan banyak lagi usaha sampingan lainnya. Begitu juga ketika anda ada di kawasan pedesaan. Carilah usaha tambahan yang potensial. Buatlah Rencana Keuangan Anda juga harus tahu berapa banyak yang harus anda sisihkan untuk tabungan rumah. Sebisa mungkin habiskan uang gaji 60% untuk kebutuhan pokok, 10% untuk uang darurat, 10% untuk investasi dan 20% untuk tabungan rumah. Anda bisa menabung dengan metode apapun. Termasuk metode konvensional di rumah. Tapi ingat, selalu ada resiko dari setiap tindakan. Misalnya resiko kehilangan uang saat menabung di tempat yang kurang aman. Berinvestasi Untuk Membeli Rumah Anda juga harus segera melakukan investasi dengan emas (perhiasan atau logam murni. Jika perlu pikirkan investasi yang bisa anda mulai dengan nominal minim namun untuk jangka waktu panjang. Lunasi Hutang Jika anda memiliki hutang piutang maka akan lebih sulit memulai tabungan untuk membeli rumah. Untuk itu, sebisa mungkin lunasi hutang yang ada terlebih dahulu. Jika semua hutang anda sudah lunas maka anda bisa mulai menabung untuk membeli rumah. Berhemat dan Efisiensi Budget Ketika Belanja Jika gaji anda hanya 1 juta dan anda ingin menabung untuk membeli rumah, maka usahakan untuk mengurangi kegiatan konsumtif. Jangan terlalu banyak membeli belanja yang tidak terlalu penting. Misalnya anda tidak usah terlalu sering jajan di luar atau nongkrong.   Baca Juga :  Rumah Tumbuh, Solusi Membangun Rumah Dengan Dana Terbatas 7 Cara Membeli Rumah Selain KPR Paling Efektif 6 Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya!   Lebih Produktif Ada banyak hal yang bisa menghasilkan uang atau cuan. Misalnya dengan mendaur ulang banyak hal yang sudah tidak anda pakai. Atau, menjual kemampuan anda. Entah itu, skill menulis, desain, menjahit, mengajar atau banyak lagu skill bermanfaat lainnya untuk anda jadikan sebagai penghasil cuan tambahan. Pilih Metode Syariah Untuk Pembelian Rumah Sebenarnya ada banyak sekali cara atau metode yang bisa anda gunakan untuk membeli rumah. Entah itu menggunakan layanan pembelian rumah secara syariah. Nantinya anda akan diarahkan membeli rumah sesuai dengan kemampuan finansial anda dan syarat sesuai dengan ketentuan syariah. Atau, anda bisa membeli rumah setengah jadi dan bahkan bisa mengangsur dari membeli lahan terlebih dahulu. Anda bisa membuat rumah tumbuh dimana pembangunannya bisa anda maksimalkan sesuai dengan modal yang ada. Simak selengkapnya di Apa itu Rumah Syariah ? Berikut Perbedaanya Dari Rumah Konvensional Sesuaikan Harga Dengan Daya Beli Semua orang pasti ingin rumah yang bagus dan layak. Tapi, jika daya beli anda rendah, maka tidak ada salahnya membeli rumah seadanya terlebih dahulu. Bukankah skema rumah tumbuh bisa anda gunakan? Anda bisa menambahkan bangunan baik secara vertikal maupun horizontal kapanpun jika modal anda sudah ada lagi. Anda juga bisa mempercantik bangunan tersebut dengan melakukan renovasi. Demikianlah 8 cara menabung untuk membeli rumah bagi anda yang memiliki gaji 1 juta. Jika anda memiliki kemauan yang kuat dan disiplin pasti bisa membeli rumah impian anda.

Tips Properti

Beli Rumah atau Apartemen, Pertimbangkan Ini Sebelum Rugi

Bingung memilih hunian yang tepat ? Bingung beli rumah atau apartemen ? kita akan bahas lengkap diartikel ini. Membahas mengenai hunian, terdapat banyak pilihan untuk anda. Menentukan untuk membeli rumah tapak atau apartemen perlu pertimbangan matang dari berbagai aspek. Beli Rumah atau Apartemen, Mana Pilihan Terbaik? Sebenarnya, jawaban dari pertanyaan beli rumah atau apartemen ini tentunya akan berbeda-beda. Setiap orang memiliki jawaban relatif atas pertanyaan tersebut. Termasuk juga dengan jawaban anda nantinya. Ada beberapa indikator yang bisa membantu anda menjawab pertanyaan ini. Jika anda pahami indikator tersebut maka anda bisa menentukan mana yang lebih anda butuhkan. Yang perlu anda lakukan tentunya mengetahui jawaban dari setiap indikator ini. Lantas, apakah anda sudah tahu apa saja indikator tersebut? Jika belum, mari simak apa saja yang harus anda ketahui sebelum memilih jenis hunian yang akan anda tempati nantinya, yaitu: Apa Kebutuhan Anda ? Indikator pertama adalah tentang kebutuhan anda. Hunian seperti apa yang anda butuhkan? Apakah anda butuh hunian strategis yang letaknya memang ada di pusat kota? Jika iya, maka apartemen mungkin akan lebih kami sarankan untuk anda miliki. Sebab, kebanyakan apartemen memang sengaja hadir pada lokasi strategis perkotaan. Bahkan, tujuan adanya hunian ini hadir memang untuk para pekerja yang butuh tempat strategis. Agar apa? Agar nantinya mereka tidak perlu pusing memikirkan transportasi dan waktu yang lama untuk mencapai lokasi kerja. Namun, jika kebutuhan anda memiliki hunian yang lebih fleksibel dan tidak terlalu memikirkan tentang tata letak (lokasi). Maka, anda bisa saja memilih sebuah rumah. Rumah sendiri memiliki banyak tipe dan desain berbeda-beda. Anda bisa membeli rumah yang setengah jadi, sudah jadi atau bahkan mulai dari lahan (tanah) terlebih dahulu. Hanya saja, anda mungkin akan sedikit kesulitan mencari rumah dengan lokasi yang sangat strategis. Jikalaupun ada, harganya mungkin akan sedikit lebih tinggi.   Baca Juga : Yakin Mau Beli Apartemen ? Ini 11 Kerugian Membeli Apartemen Tips Membeli Rumah Syariah Yang Cocok Untuk Keluarga Wah ! Ternyata Beli Rumah Lebih Menguntungkan dari Bangun Rumah   Bukti Kepemilikan Nah, hal kedua yang harus anda ketahui adalah tentang bukti kepemilikan. Beli rumah vs apartemen menghadirkan bukti kepemilikan yang berbeda. Ketika anda memilih rumah, maka anda akan mendapatkan SHM alias Sertifikat Hak Milik. SHM ini menandakan jika anda memiliki hak atas bangunan dan luas tanah tersebut. Sehingga nantinya anda bisa melakukan apapun secara keseluruhan atas rumah dan lahan bagian bawah bangunan anda ini. Bagaimana dengan pemilik apartemen? Apakah mereka juga akan mendapatkan hak serupa? Tentu saja berbeda. Jika anda memilih apartemen, maka yang anda miliki adalah SHGB alias Sertifikat Hak Guna Bangunan. Anda hanya akan memiliki dokumen hak pakai atas tanah milik orang lain. Keunggulan dan Kekurangan Setiap hunian yang akan anda pilih, baik itu rumah maupun apartemen memiliki plus dan minusnya masing-masing. Jadi, sebelum anda memilih mana yang lebih baik, ada kalanya anda mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Coba cari dan teliti apa saja kelebihan dan kekurangan rumah. Begitu juga dengan kekurangan dan kelebihan apartemen. Jika anda sudah mengetahui plus minus kedua jenis hunian ini maka anda bisa menetapkan keputusan anda nantinya. Nominal Budget Pembelian Jangan lupakan tentang harga! Baik apartemen dan rumah memiliki harga pasaran berbeda. Cara paling tepat menentukan beli rumah vs apartemen selanjutnya adalah mempertinbangkan harga yang harus anda keluarkan. Apakah budget anda cukup? Demikianlah indikator yang bisa membantu anda dalam menjawab pertanyaan beli rumah vs apartemen ini. Semoga bermanfaat.

Tips Properti

Rumah Tumbuh, Solusi Membangun Rumah Dengan Dana Terbatas

Jika anda sedang mencari banyak referensi mengenai bangun rumah dengan dana terbatas ?  anda memilih artikel yang tepat. Memiliki rumah merupakan keinginan setiap orang, namun karena keterbatasan dana maka perlu trik dan cara khusus untuk membangun rumah. Konsep rumah tumbuh mungkin menjadi salah satu solusinya. Sebenarnya, apa sih yang kita maksud dengan rumah tumbuh ? Apakah ada pertumbuhan seperti makhluk hidup? Bukankah sebuah rumah merupakan hunian yang tidak memiliki kehidupan ? Hayo, jika anda mendengar istilah ini namun tidak pernah tahu maksudnya apa yang akan anda jawab? Mengenal Konsep Rumah Tumbuh Dalam arti singkat, konsep rumah tumbuh adalah proses pembangunan rumah atau hunian secara bertahap oleh karena keterbatasan dana atau lahan. Sebenarnya, konsep rumah tumbuh ini memang sama dengan pengertian “tumbuh” pada umumnya. Hunian atau rumah tersebut akan anda bangun dan muncul secara bertahap. Tahapan dalam pembangunan ini yang kita artikan dengan istilah tumbuh. Setelah mendengar definisi ini pasti anda sudah tidak asing dengan istilah tersebut, ya kan? Karena ada banyak sekali yang membangun rumah mereka secara bertahap. Tujuannya? Tentu untuk memfasilitasi semua penghuni rumah dengan ruangan yang layak. Namanya saja keluarga pasti ada yang datang (bayi atau anggota lain) atau ada yang pergi (pindah atau meninggal) bukan ? Ini juga yang mendasari mengapa banyak warga kita yang menggunakan metode rumah tumbuh tersebut. Belum lagi keterbatasan biaya saat membangun rumah membuat banyak orang memilih untuk “mencicil” pembangunan tersebut. Anda yang ingin menyiapkan rumah masa depan juga bisa menggunakan metode ini kok. Jenis Rumah Tumbuh Ternyata ada ya sobat ! Rumah tumbuh ini terbagi menjadi dua. Yakni tumbuh ke atas dan ke samping. Tenang, ini bukan iklan susu peninggi badan kok. Karena memang ada yang menambah lantai bangunan rumah mereka secara berkala. Atau, ada yang menambah ruangan ke samping, bukan? Berikut jenis-jenis rumah tumbuh ini, yaitu: Horizontal : Biasanya, jika anda masih memiliki lahan cukup luas ketika sudah menbangun sebuah rumah. Maka, membangun bagian samping bisa menjadi opsi terbaik. Karena, tidak semua orang suka dengan adanya lantai bertingkat-tingkat pada rumah mereka. Tapi ingat, anda harus punya ruangan yang luas terlebih dahulu. Vertikal : Jika anda tidak punya cukup lahan untuk menambah ruangan di bagian samping. Maka anda bisa menambahkan ruangan lagi pada bagian atas. Tentu saja, pondasi ruangan bawah harus lebih kokoh dan kuat.   Baca Juga : Awas Over Budget! Ini 6 Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya Wah ! Ternyata Beli Rumah Lebih Menguntungkan dari Bangun Rumah   Tips Membangun Rumah Secara Bertahap Jika anda ingin mencicil membangun rumah atau membangun secara bertahap. Maka, anda juga harus tahu beberapa tips berikut: Pilih desain yang sesuai dengan jenis rumah tumbuh yang akan anda gunakan nantinya. Apakah anda akan menambahkan ruangan secara vertikal atau horizontal? Sebab, pemilihan desain akan berpengaruh dengan bisa atau tidaknya anda menambah bangunan lagi nantinya. Perkirakan luas lahan yang tersedia jika anda ingin menambah bangunan rumah anda. Anda mungkin ingin membuat bangunan secara horizontal, tapi apakah bisa? Apakah nantinya masih masuk dalam kriteria rumah sehat? Anda juga harus menggunakan bahan dan peralatan terbaik. Karena nantinya anda akan berusaha menambah lagi bangunan yang ada. Jadi, jangan sampai salah pilih bahan bangunan ya! Perhatikan budget yang anda miliki. Jika rasanya masih kurang maka anda bisa bangun bagian yang vital terlebih dahulu. Gunakan jasa arsitektur atau tukang bangunan yang sudah berpengalaman dibidangnya. Jangan sampai anda mengabaikan detail rumah agar nanti tidak ada yang bermasalah. Misalnya tentang ventilasi, pencahayaan dan apakah rumah tersebut tidak pengap dan panas nantinya? Perhatikan tips-tips tersebut agar bangunan rumah tumbuh anda benar-benar tumbuh dengan baik. Jika anda ingin mencari referensi lain sebagai alternatif rumah tumbuh, perlu juga anda mempertimbangkan konsep rumah syariah. Rumah syariah merupakan sebuah konsep perumahan dengan skema pembiayaan syariah yang tidak melibatkan sistem riba. Sebagai komparasi, anda bisa simak artikel Rumah Konvensional vs Rumah Syariah, Mana Yang Lebih Menguntungkan ? untuk membedah lebih lengkap mengenai rumah syariah. Semoga Bermanfaat!.  

Tips Properti

Apa itu Rumah Syariah ? Berikut Perbedaanya Dari Rumah Konvensional

Saat anda ingin membeli rumah, apa yang harus anda pertimbangkan terlebih dahulu? Apakah anda tahu apa saja jenis rumah seperti rumah konvensional dan rumah syariah? Jika belum, mari kita bahas apa saja perbedaan rumah syariah dan rumah konvensional ini. Untuk apa? Tentu saja untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Sehingga, anda bisa memilih sesuai kebutuhan anda nantinya. Lantas, apa saja perbedaan rumah syariah vs konvensional? Apa Itu Rumah Syariah & Rumah Konvensional ? Hal pertama yang harus kita bahas dari perbedaan rumah syariah vs konvensional adalah pengertiannya. Rumah syariah sendiri adalah jenis rumah yang bisa anda beli atau dapatkan dari sistem jual beli secara syariah. Sudah tahu apa itu syariah, bukan? Ya, syariah ini adalah sistem syar’i sesuai dengan aturan yang ada dalam agama Islam. Anda harus tahu jika ada aturan jual dan beli yang tidak sejalan dengan aturan agama Islam saat ini. Inilah mengapa ada sistem jual beli syariah yang menghindarkan anda dari aturan yang salah tersebut. Sedangkan rumah konvensional adalah jenis rumah yang bisa anda beli dengan sistem jual beli biasa (konvensional). Sehingga masih ada unsur riba yang terlarang dalam agama Islam. Proses Transaksi Jual Beli Rumah Syariah Vs Konvensional Seperti yang sudah kita bahas pada definisi perbedaan rumah syariah vs konvensional pada poin pertama. Karena sistemnya berbeda maka proses transaksi yang akan anda lewati juga tidak akan sama. Jika anda menggunakan sistem konvensional maka transaksi yang akan anda lakukan berpusat pada uang. Sedangkan eunah syariah menggunakan transaksi yang berpusat pada barang yakni rumah tersebut. Proses ini kita kenal dengan nama Murabahah. Pada umumnya, ketika anda membeli rumah konvensional maka anda harus menyiapkan setidaknya dana Down Payment alias DP. Atau, anda harus menyiapkan cash tunai. Sehingga nanti pihak bank KPR akan memberikan anda akses untuk mendapatkan rumah ini. Hanya saja sistem konvensional ini mengharuskan anda membayar denda, bunga dan cicilan berjangka jika anda tidak mampu membeli secara tunai. Berbeda dengan rumah syariah, anda anda mendapatkan keringanan membeli rumah secara bertahap namun sesuai dengan aturan syariah yang berlaku. Bunga Dan Cicilan Nah, salah satu perbedaan rumah syariah vs konvensional yang paling menonjol adalah tentang adanya bunga serta cicilan ini. Dimana kedua poin ini sangat berbeda ketika anda menggunakan sistem syariah. Jika anda membeli rumah secara syariah. Maka, anda tidak akan mengenal istilah bunga. Sehingga, cicilan yang harus anda bayarkan tetap (flat) selama waktu yang anda sepakati. Sedangkan rumah konvensional, bunga dan cicilan yang anda bayarkan terkadang berbeda tergantung fluktuasi dari Bank Indonesia. Jangka Waktu Perbedaan rumah syariah vs konvensional lainnya yakni ada pada jangka waktu pembayaran. Anda akan lebih mudah mendapatkan jangka waktu cicilan rumah lebih lama dengan cara konvensional. Karena semakin lama anda membayar cicilan maka pihak bank Konvensional akan lebih banyak mendapatkan keuntungan dari bunga dan denda setiap bulannya. Denda Ada perbedaan denda ketika anda memilih rumah konvensional atau syariah. Anda akan mendapatkan denda sesuai dengan perjanjian awal ketika anda memilih metode konvensional bahkan bisa terjadi penyitaan. Sedangkan pada sistem syariah tidak ada penyitaan dan denda pada konsumen yang mengambil rumah baru dengan metode syariah. Itu tadi 5 perbedaan rumah syariah vs konvensional. Mana nih yang lebih anda butuhkan?

Tips Properti

Metode dan Cara Mengukur Luas Tanah, Mudah dan Akurat

Anda yang memiliki tanah atau hendak membeli tanah pastinya harus tahu ukuran tanah tersebut. Karena itu, anda harus mempelajari cara mengukur luas tanah dengan benar. Walaupun nantinya akan ada pihak tertentu yang bertugas untuk mengukur luas lahan tersebut. Namun, sebagai pemilik dan pembeli anda juga harus memastikan apakah ukuran tersebut sesuai atau tidak, kan? Agar anda tidak salah, mari kita belajar cara mengukur tanah yang benar di postingan ini. Metode Cara Mengukur Luas Tanah Menggunakan Rumus Ada banyak metode untuk menghitung luas tanah. Salah satu cara yang masih banyak digunakan adalah dengan menggunakan rumus. Untuk rumus hitung luas tanah, ada beberapa yang bisa anda gunakan. Rumus akan berbeda-beda sesuai dengan bentuk tanah, yaitu: Persegi Panjang : Panjang x Lebar Segitiga : √ [S X (S-A) X (S-B) X (S-C)]. Dimana S adalah keliling dan A, B, C adalah panjang tiap sisi segitiga. Segitiga Siku-Siku : L = ½ x Alas x Tinggi. Segitiga Sama Sisi : L = ¼a2√3. Dimana A sama dengan panjang setiap sisi segitiga. Tidak Beraturan : L = ½ x (Jumlah Rusuk Sejajar) x Tinggi. Anda bisa menyesuaikan rumus sesuai kebutuhan. Dan tentu saja anda bisa mendapatkan hasil sesuai dengan bentuk tanah tersebut. Alat Ukur Tanah Yang Umum Digunakan Ada banyak sebenarnya alat ukur tanah yang bisa anda gunakan. Namun, beberapa alat ukur tanah jarang digunakan. Beberapa peralatan yang lazim adalah: Alat Ukur Sederhana Ada beberapa alat ukur sederhana yang bisa anda gunakan untuk mengukur tanah, yaitu: Meteran Anda pasti tidak asing dengan alat meteran ini, bukan? Sebab, ini adalah alat ukur dengan bentuk pita panjang yang bisa ditarik dari satu ujung ke ujung. Namun, setiap meteran ini memiliki batas ukur tertentu. Jadi, belum bisa maksimal untuk mengukur bidang yang sangat luas. Klinometer Selain meteran, alat ukur sederhana yang bisa digunakan untuk mengukur sudut elevasi adalah klinometer. Kompas Alat ukur ini memang bukan alat untuk mengukur panjang bidang tanah. Namun, kompas diperlukan untuk mengetahui arah mata angin yang tepat. Alat Ukur Optik Jika anda ingin menggunakan peralatan yang sedikit lebih canggih dari alat ukur sederhana. Maka, anda bisa mencoba alat ukur Optik ini. Beberapa contohnya untuk pengukuran tanah adalah : Theodolit Ini adalah alat pengukuran tanah yang digunakan pada bidang datar. Tentu saja harga alat ini sedikit lebih mahal daripada meteran biasa. Namun, selain mengukur panjang serta luas tanah, alat ini juga bisa digunakan untuk penentuan sudut siku-siku. Waterpass Jika tanah yang akan anda ukur memiliki ketinggian berbeda-beda, maka anda bisa menggunakan Waterpass. Alat Ukur Digital Kemudian, alat ukur tanah terakhir yang lebih canggih adalah alat ukur digital. Beberapa contohnya adalah: Global Positioning System : Sudah tidak asing dengan istilah GPS, bukan? Ini adalah alat ukur digital yang terhubung dengan sistem satelit. Jadi, anda bisa dengan mudah menggunakan GPS untuk pemetaan hingga penelitian. Total Station : Ini adalah alat ukur digital yang harus dilakukan dengan bantuan stabilizer seperti tripod. Anda bisa mengukur titik koordinat, arah, hingga panjang tanah. Cara Menghitung Luas Tanah Dengan Software Selain menggunakan rumus-rumus di atas sesuai dengan jenis tanah yang anda miliki. Maka, anda juga bisa menambah akurasi penghitungan luas dengan cara menggunakan beberapa software, seperti: Software Computer Aided Design atau CAD seperti : ArchiCAD dan AutoCAD. Software Geographic Information System atau GIS seperti : Google MAP, ArcGIS dan Google Earth. Jika sebelumnya anda sudah terbiasa menggunakan alat ukur dan menggunakan rumus. Namun, ada beberapa keuntungan jika menggunakan software Komputer ini, yaitu: Akan lebih mudah mendapatkan hasil hitung luas tanah jika bentuk tanah tersebut tidak beraturan. Karena, jarang sekali ada tanah yang benar-benar beraturan di lapangan, bukan? Jenis perhitungan dengan software ini sangat bagus jika anda ingin mengukur tanah yang sangat luas. Hasilnya juga lebih akurat. Anda bisa menggunakan satelit agar bisa menjangkau dan menangkap hasil foto secara keseluruhan.   Baca Juga : 4 Arti Warna Zona Tanah Yang Wajib Anda Ketahui Review Harga Tanah Per Meter Bekasi Cikarang Bogor Terbaru   Cara Mengukur Luas Tanah dengan Google Maps Android Jika anda tidak ingin mengukur secara manual. Maka, anda bisa menggunakan layanan Google Map. Cara ini tergolong mudah dan praktis. Jika anda belum tahu caranya, berikut tutorial singkatnya, yaitu: Anda harus buka salah satu web browsers anda. Kemudian, buka layanan Google Map. Untuk melihat bagaimana kondisi tanah yang akan anda ukur anda tinggal gunakan menu satellite view. Pada kotak pencarian anda bisa masukkan alamat tanah tersebut. Jika lokasi titik tanah sudah pas maka anda bisa mengatur perbesaran peta yang menurut anda sesuai. Anda bisa melihat informasi total area. Anda juga bisa melihat informasi jarak atau ukuran panjang dalam satuan kilometer atau miles. Itu dia beberapa cara mengukur luas tanah yang bisa anda gunakan. Selamat mencoba.

Tips Properti

7 Cara Membeli Rumah Selain KPR Paling Efektif

Jika membicarakan tentang membeli rumah, pasti anda sudah tidak asing dengan sistem KPR, kan? Ini adalah jenis sistem pembelian rumah yang umum digunakan oleh banyak orang. Padahal, ada banyak cara membeli rumah selain KPR kok. Jika anda berencana mencari tahu bagaimana sistem beli rumah yang paling bagus untuk anda. Maka, anda perlu baca postingan ini sampai selesai. Sekilas Tentang Sistem KPR Pertama-tama, mari kita simak terlebih dahulu mengapa sistem KPR ini sering dipakai dalam pembelian rumah? Apakah sistem jual beli rumah yang satu ini memang dianjurkan? Jika iya, bagaimana sebenarnya pembelian menggunakan sistem KPR? KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah ini merupakan sistem yang dirancang khusus bagi anda yang butuh hunian impian tanpa perlu ribet. Seperti yang kita ketahui jika ada banyak syarat yang harus terpenuhi terlebih dahulu jika ingin membeli sebuah rumah, bukan? Sayangnya, tidak hanya syarat berupa dokumen penting saja. Anda juga harus punya budget atau uang yang cukup banyak jika ingin membeli rumah impian. Masalahnya, di tengah tuntutan kehidupan terkadang anda belum punya uang cukup untuk membeli langsung sebuah rumah. Untuk itulah mengapa banyak yang menggunakan sistem KPR ini. Karena anda hanya perlu menyiapkan uang Down Payment atau DP dan akan membayar cicilan sisa uang rumah tersebut dalam waktu tertentu dan bunga terlampir. Kasarnya, anda tidak perlu punya tabungan puluhan, ratusan bahkan milyaran rupiah untuk dapatkan rumah impian. Inilah mengapa banyak yang suka dengan sistem KPR. Tapi, bunga KPR juga cukup mencekik kebanyakan orang. Dan, jika anda tidak ingin terjebak dengan mekanisme cicilan dengan bunga bertahap dari sistem KPR ini. Maka anda bisa menggunakan cara membeli rumah selain KPR berikut ini, kok. Simak sampai selesai, ya! Sistem dan Cara Membeli Rumah Selain KPR Seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya, kita akan membahas bagaimana cara membeli rumah selain KPR yang tidak kalah menarik untuk anda coba. Apalagi jika anda tidak ingin terjebak bunga dan hutang riba yang kebanyakan terjadi pada metode KPR konvensional. Ada banyak sebenarnya cara membeli rumah yang bisa anda pertimbangkan seperti: 1. Cash Keras Yang dimaksud dengan sistem cash keras adalah membeli rumah dengan uang tunai. Jadi, anda tidak butuh cicilan ataupun membayar bunga yang sejalan dengan cicilan berjangka pada sistem KPR konvensional. Cara ini memang dianggap kurang menarik dan tergolong “berat” bagi kebanyakan orang. Padahal, anda bisa menjalaninya jika ada niat, usaha dan tentunya bisa mengelola pengeluaran dengan baik. 2. Investasi Membeli rumah sistem investasi ? Bisa-bisa saja kok. Jika anda sudah memiliki modal cukup untuk membeli rumah maka anda bisa menginvestasikan rumah tersebut untuk mendapatkan modal selanjutnya. Misalnya merombak hunian anda menjadi kos-kosan ataupun rumah kontrakan. Bagaimana jika anda belum punya rumah dan belum punya modal namun ingin mendapatkan rumah idaman? Anda bisa mulai berinvestasi pada banyak instrumen lainnya dan mencicil modal untuk mendapatkan budget beli rumah impian tersebut. 3. Rumah Syariah Bukankah anda sedang mencari cara membeli rumah selain KPR ? Kenapa masih disarankan untuk membeli Rumah Syariah ? Sebab, skema pembayaran dalam jual beli rumah syariah sangat memperhatikan sisi syariah dimana dalam sistem syariah tidak diperbolehkan adanya akad bathil yang merugikan. Hal ini tentu menguntungkan bagi anda sebab transparansi selama transaksi sangat diperhatikan. Sistem pembelian rumah secara syariah membantu anda jika ingin mendapatkan solusi namun tetap dengan syariah agama Islam.   Simak Selengkapnya Tentang Rumah Syariah : Rekomendasi Rumah Syariah Tips Membeli Rumah Syariah Yang Cocok Untuk Keluarga Wah ! Ternyata Beli Rumah Lebih Menguntungkan dari Bangun Rumah   4. Tabungan Berjangka Jangan khawatir, anda tidak perlu melibatkan pihak ketiga untuk menabung secara berjangka agar bisa membeli rumah. Anda bisa menggunakan sistem ini secara manual. Anda hanya perlu menyusun strategi bagaimana caranya dalam jangka waktu tertentu uang anda sudah cukup untuk membeli rumah. Tentu termasuk didalamnya bagaimana cara memangkas uang jajan, menghemat uang transport dan uang sewa rumah/kamar jika anda masih belum punya rumah sendiri. 5. Developer Syariah Anda bisa juga menggunakan layanan dari developer perumahan syariah. Dimana nantinya ada banyak sistem beli rumah yang tidak melenceng dari ajaran syariat agama Islam. 6. Bangun Rumah Jika anda rasa membeli rumah terlalu sulit dan mahal. Mengapa anda tidak menggunakan sistem bangun rumah saja? Beli lahan dan cobalah membangun rumah dengan tahapan yang anda sesuaikan dengan budget anda. 7. Pembayaran Bertahap Kemudian, cara membeli rumah selain KPR terakhir adalah langsung menghubungi pihak developer perumahan incaran anda. Anda bisa membuat perjanjian langsung membeli rumah impian dengan metode pembayaran bertahap. Jadi, tidak ada pihak ketiga seperti bank konvensional yang menjembatani pembelian rumah tersebut. Demikianlah 7 cara membeli rumah selain KPR yang bisa anda coba. Jika anda ingin memiliki rumah idaman, maka.anda harus susun rencana mulai dari sekarang!

Tips Properti

Ingin Beli Rumah ? Ini Dia Cara Menabung Untuk Membeli Rumah

Semua orang pasti ingin memiliki rumah sendiri. Sayangnya, tidak semua orang beruntung mendapatkan rumah dari keluarga atau orang tua mereka. Dan lagi, harga yang dibutuhkan untuk mendapatkan sebuah rumah juga tidak sedikit. Belum lagi, permasalahan berikutnya yang sering terjadi adalah gaji yang pas-pasan. Seperti ketika anda hanya punya gaji 4 juta saja. Apakah mungkin untuk mendapatkan sebuah rumah dengan kisaran gaji tersebut? Sebenarnya, bisa saja anda beli rumah dengan gaji 4 juta. Namun, anda perlu tahu cara yang tepat. Bagaimana Cara Menabung Untuk Membeli Rumah ? Agar bisa mendapatkan rumah impian walaupun gaji anda hanya 4 juta maka anda perlu bekerja dengan giat. Anda pastinya tidak ingin jatuh ke jebakan riba, bukan? Jika iya, maka anda harus mengandalkan penghasilan halal dan uang yang harus ditabung. Jika anda selalu gagal menabung, maka baca terus postingan ini sampai tuntas. Seperti kebanyakan orang saat ini hanya menerima gaji sekitar 4 juta. Apakah bisa membeli rumah dengan gaji tersebut? Sebenarnya bisa saja asal anda tahu cara mengelola keuangan dan mau menabung demi rumah impian. Dan, anda harus memiliki target jelas berapa minimal uang yang harus anda kumpulkan dalam waktu tertentu. Dan tentu saja, anda harus selalu konsisten. Tips Dari Sisi Finansial Jika gaji anda tidak terlalu banyak, atau hanya 4 jutaan. Maka, ada beberapa pilihan agar anda bisa mendapatkan rumah impian yang sesuai dengan syariat Islam. Ada 5 cara yang direkomendasikan, yaitu : Pertimbangkan berapa jumlah dana yang akan anda habiskan dalam membeli rumah. Jangan hanya memikirkan ego dan gengsi semata. Usahakan anda menyiapkan dana sedini mungkin agar bisa mendapatkan rumah impian dalam waktu dekat. Hindari pembelian rumah dengan sistem transaksi yang berpeluang adanya biaya tambahan yang tidak jelas, seperti adanya bunga dan semacamnya. Selain karena riba, penerapan bunga dalam jual beli sering kali membuat total harga dan biaya jual beli membengkak. Untuk menghindari riba, anda bisa memilih rumah syariah sebagai pilihan anda. Tips Mengatur Target Tabungan Agar anda bisa menabung sesuai target. Maka anda harus cari tahu berapa pasaran harga rumah yang ingin anda beli. Kemudian, anda harus selalu konsisten untuk mencapai jumlah (budget) rumah impian anda. Beberapa tips di bawah ini bisa membantu anda mengatur target tabungan rumah, yakni: Menabung di awal gajian. Jangan kalap membeli banyak barang yang tidak diperlukan dalam waktu dekat. Agar tidak habis sia-sia, maka harus langsung ditabungkan. Pisahkan uang tabungan dengan uang belanja harian agar tidak mudah terpakai. Tentukan target berapa lama anda akan menabung. Jangan berhutang! Sisihkan minimal 20% gaji anda untuk tabungan. Pilih Rumah Syariah Tanpa Bunga Setelah anda mengetahui bagaimana cara agar bisa punya rumah sendiri walaupun gaji hanya 4 juta. Maka, anda harus memastikan nantinya anda membeli rumah yang cocok tanpa ada bunga. Sebab, jika masih menggunakan sistem jual beli konvensional dengan adanya bunga, maka masih termasuk riba loh. Dan tentu saja hukum riba dilarang dalam agama Islam. Jadi, ketahui dengan baik sistem pembelian rumah yang akan anda beli, ya! Jangan sampai salah pilih dan terjebak jebakan riba, ya.   Baca juga tips rumah lainnya : Tips Membeli Rumah Syariah Wah ! Ternyata Beli Rumah Lebih Menguntungkan dari Bangun Rumah Info Lengkap Perumahan Syariah

Tips Properti

Membangun Rumah Ideal Menurut Islam

Membangun Rumah Ideal Menurut Islam Dalam membangun rumah ideal harus benar-benar teliti memperhatikan bukan hanya dari segi model bangunan, bahan apa saja yang digunakan, lingkungan dan masih banyak lagi. Beberapa aspek harus terpenuhi agar keluarga nyaman dan rumah pun menjadi tempat yang tepat untuk beristirahat. Bangun Rumah yang Baik dan Indah Bagi seorang muslim sangat dianjurkan pula untuk dapat membangun rumah ideal yang indah agar keluarga merasa nyaman. Kriteria ideal bukan hanya dilihat dari segi bangunan saja tapi juga misalnya ketersediaan air, lingkungan dan lainnya. Tidak Bermegah-megahan Salah satu gaya rumah yang banyak diminati adalah rumah minimalis. Konsep minimalis di sini  sesuai dengan anjuran Islam untuk tidak bermegah-megahan. Namun demikian tetap memaksimalkan fungsi dari rumah itu sendiri. Atur Arah Bangunan Sesuai Sunnah Rasulullah Mobil yang perlu diperhatikan dalam membangun rumah ideal di antaranya mengenai arah bangunan.  Misalnya saja untuk penempatan kloset di toilet dimana tidak menghadap atau membelakangi kiblat. Sedangkan arah kiblat harus diperhatikan saat pembuatan Mushola yang sesuai dengan konsep rumah minimalis.   Baca Juga :  Hindari Riba, Berikut Pengertian Riba, Hukum dan Macamnya 8 Alasan Mengapa Harus Membeli Rumah Di Cikarang   Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi Air bersih pun sesuai dengan pola hidup sehat dan konsep rumah syariah. Maka terlebih dahulu cek mengenai ketersediaan air bersih dan juga sanitasi di sekitar rumah tersebut. Memisahkan Kamar Anak Jika sudah memasuki usia baligh maka kamar anak harus dipisah dari kamar orang tua.  Maka jika budgetnya memungkinkan sebaiknya hal ini diperhatikan agar anak terbiasa. Hindari Hiasan yang Merusak Aqidah Seorang muslim tentunya mengetahui bahwa hiasan yang dapat merusak aqidah sebaiknya tidak dipasang. Anda dapat menggantinya dengan memasang hiasan lafadz Allah atau Nabi Muhammad SAW di rumah ideal Anda. Tanam Pohon di Area Rumah Agar rumah lebih sejuk, Anda bisa menanam pohon di area rumah. Jika lokasinya tidak terlalu luas untuk membuat taman maka bisa dengan tanaman hias dalam pot. Memelihara Anak Yatim Poin selanjutnya yang akan membuat rumah lebih berkah adalah jika didalamnya terdapat anak yatim yang dirawat dengan sepenuh hati. Granada Land merupakan tanah kavling wisata yang prospektif sebagai rumah ideal atau investasi di puncak. Jangan ragu untuk segera mulai investasi kavling Syariah sekarang!

Tips Properti

Tips Membeli Rumah Syariah Yang Cocok Untuk Keluarga

Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer bagi manusia. Namun tidak banyak orang yang sadar untuk mempersiapkannya sedini mungkin. Mulai dari perencanaan keuangan hingga wawasan mengenai pemilihan rumah yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Riset sebelum membeli rumah menjadi hal yang sangat penting dilakukan agar dalam proses pembelian rumah kita tahu mana yang terbaik dan sesuai untuk kita. Dalam artikel ini, kami membagikan tips membeli rumah untuk anda yang sedang mencari hunian impian anda. Tips Membeli Rumah : Langkah Pertama Sebelum Beli Rumah  Pertimbangkan Kebutuhan Keluarga anda Memiliki rumah sudah seharusnya mempertimbangkan sisi kebutuhan keluarga. Hal ini menjadi penting karena berkaitan dengan kebutuhan ruangan, kamar dan fasilitas dalam rumah. Idealnya ketersediaan kamar disesuai dengan banyaknya anggota keluarga dan juga 1 kamar tamu. Selain itu pertimbangkan pula ruangan-ruangan yang berkaitan dengan service area, apakah ketersediaan ruangan tersebut cukup memadai. Untuk fasilitas sekunder lainnya patut anda pertimbangkan dengan mengukur ketersediaan anggaran anda. Pertimbangkan Kemampuan Finansial Anda Mengukur kemampuan finansial akan membuat anda lebih mudah untuk mencari rumah berdasarkan kisaran harga yang sesuai dengan anggaran yang anda alokasikan. Selain memudahkan anda dalam mencari rumah dengan harga yang cocok, hal ini dapat menghindarkan anda dari pembelian rumah yang over budget dari kemampuan finansial anda. Pilih Rumah dengan Lokasi Strategis dan Fasilitas Lengkap Memilih rumah yang cocok untuk kita huni, memang perlu mempertimbangkan banyak hal. Selain mengenai hal yang sangat mendasar seperti kebutuhan ruangan dan juga kemampuan finansial, mempertimbangkan lokasi dan fasilitas juga sangat penting untuk kemudahan anda dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.  Cari Tahu Histori Lokasi Rumah Yang Akan Anda Beli Hal ini menjadi penting karena pasti anda tidak ingin direpotkan dengan banjir atau ancaman bencana alam disekitar rumah anda bukan ?. Hubungi bagian marketing dan tanyakan semua  mengenai lokasi ke bagian marketing atau sediakanlah hari khusus agar anda dan pasangan dapat survei langsung ke lokasi. Dengan melakukan survei langsung, anda akan tahu seperti apa kondisi rumah dan lingkungan sekitarnya, seperti kondisi bangunan, akses jalan, dan ketersediaan fasilitas penunjang lainya. Selain bertanya pada bagian marketing, anda perlu juga menanyakan histori lokasi rumah yang akan anda beli ke penduduk sekitar sebagai validasi informasi untuk memastikan lokasi bebas banjir atau bebas ancaman bencana alam lainnya.  Ketersediaan Fasilitas Penunjang Dapat Memudahkan Anda Beraktifitas Setelah membahas lokasi, hal selanjutnya yang perlu anda pertimbangkan adalah ketersediaan fasilitas penunjang. Sebagai contoh, ketersediaan tempat ibadah. Lokasi rumah yang dekat dengan masjid akan mempermudah kita ketika beribadah secara jamaah, jarak yang dekat membuat kita dapat beribadah tepat waktu. Dan pertimbangan yang juga tak kalah penting adalah jarak antara lokasi rumah dengan tempat kerja. Pertimbangkan jarak yang tidak terlalu jauh dengan tempat kerja anda, memiliki rumah yang tidak terlalu jauh dengan tempat kerja akan membuat anda lebih efisien dan tidak terlalu melelahkan anda. Pertimbangan lainnya mengenai lokasi dan fasilitas adalah ketersediaan fasilitas umum seperti pasar, swalayan, sekolah, rumah sakit, hingga ATM Center. Mungkin hal ini nampak sepele, namun fasilitas tersebut berkaitan dengan aktifitas keseharian kita, terlebih untuk fasilitas kesehatan dan perbelanjaan, seperti rumah sakit, klinik dan mini market. Pastikan Kondisi Bangunan Rumah Bagus dan Sesuai Tak kalah pentingnya dengan beberapa hal diatas, kondisi bangunan menjadi pertimbangan yang paling penting. Sebab kondisi bangunan akan mempengaruhi kenyamanan dan keamanan anda selama menghuni rumah tersebut. Beberapa tips yang perlu anda pertimbangkan terkait kondisi bangunan rumah adalah sebagai berikut ; Desain Rumah Sesuai Keinginan Desain rumah menjadi daya tarik bagi banyak orang sebelum membeli rumah. Dalam hal ini, anda perlu memastikan desain rumah sudah sesuai dengan ekspektasi anda. Jika anda belum memiliki bayangan seperti apa desain rumah yang ingin anda beli, anda perlu mencari lebih banyak lagi informasi tentang desain rumah. Pada umumnya, desain rumah yang cukup populer saat ini adalah desain yang mengusung konsep minimalis dan skandinavian dengan tone warna terang atau warna pallet. Usia Bangunan dan Ketahanan Bangunan Desain rumah yang bagus tentu perlu ditopang dengan kondisi bangunan yang kokoh. Untuk memastikan kondisi bangunan yang kokoh untuk beberapa tahun kedepan, anda perlu menanyakan usia bangunan rumah yang akan anda beli. Pada umumnya ketahanan bangunan diperhitungkan maksimal rentang 30 tahun. Jika usia bangunan mendekati 30 tahun atau lebih, maka diperlukan renovasi besar untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penghuni. Ini bisa menjadi acuan untuk anda mengenai ketahanan bangunan, apakah kondisi bangunan bisa anda huni dalam beberapa tahun kedepan atau diperlukan renovasi. Namun, usia ketahanan tersebut juga dipengaruhi dengan konstruksi dan spesifikasi bangunan. Kami cenderung merekomendasikan anda untuk lebih mempertimbangkan bangunan baru, atau usia bangunan dibawah 5 tahun untuk keamanan dan kenyamanan hunian anda. Jika anda membeli rumah second, selain usia dan ketahanan bangunan, anda perlu mengetahui histori perawatan bangunan. Histori perawatan bangunan ini akan menjadi acuan untuk anda apakah rumah tersebut terawat atau tidak. Survei langsung wajib anda lakukan untuk mengetahui kondisi bangunan secara langsung. Perhatikan kondisi detail dari bangunan rumah yang akan anda beli, seperti kondisi kusen, plafon, drainase, instalasi listrik, hingga kondisi air bersih, dan tentu lebih banyak lagi. Lakukan Komparasi Harga, Pilih Rumah Dengan Nilai Investasi Yang Lebih Baik Setelah anda memiliki beberapa tips membeli rumah diatas, selanjutnya yang harus anda lakukan adalah memilih beberapa pilihan rumah yang akan anda beli dan selanjutnya lakukan komparasi harga. Hal ini perlu anda lakukan jika tujuan anda membeli rumah tidak hanya untuk tujuan sebagai hunian tetapi juga untuk investasi. Harga properti yang tiap tahun mengalami kenaikan memiliki daya tarik tersendiri untuk banyak orang berinvestasi. Untuk mengetahui rumah mana yang memiliki nilai investasi yang lebih baik, anda perlu mengumpulkan beberapa informasi seperti, harga beli rumah, biaya renovasi, kenaikan harga pertahunnya, hingga biaya perawatan tiap tahunnya.  Pastikan Legalitas Rumah Aman Langkah selanjutnya ketika anda sudah mengantongi kandidat rumah yang akan anda beli adalah memastikan legalitas rumah tersebut aman dan sesuai regulasi yang berlaku. Bagaimana cara memastikan legalitas rumah aman ?  Pertama anda perlu memastikan rumah memiliki sertifikat tanah dan sertifikat memiliki nama yang sama dengan penjual. Jika pun tidak sama, maka anda perlu menanyakan historis jual-beli tanah dan rumah tersebut dari tangan pertama hingga paling terupdate, serta tanyakanlah bukti jual beli rumah tersebut berupa AJB atau Akta Jual Beli. Untuk menjamin keaslian sertifikat, anda dapat melakukan verifikasi secara online

Tips Properti

Cara Menata Rumah Agar Terlihat Rapi dan Bersih

Menata rumah agar terlihat rapi dan bersih tidak hanya akan membuat anda nyaman, namun juga dapat menjaga kesehatan fisik juga mental penghuninya. Membersihkan rumah juga menjadi hal yang dianjurkan baik dari segi agama maupun kesehatan. Namun tahukah anda jika membersihkan rumah secara rutin saja tidak cukup untuk membuat rumah anda lebih nyaman ? Anda juga perlu menata ruangan sedemikian rupa untuk mendapatkan kenyamanan pada rumah anda. Berikut ini kami membagikan beberapa cara menata rumah agar terlihat rapi dan bersih untuk kesehatan penghuni. Cara Menata Rumah Agar Terlihat Rapi dan Bersih   Kebersihan Rumah Dimulai dari Kebersihan Diri ada dasarnya kebersihan dan kerapian rumah di mulai dari merapikan dan membersihkan diri sendiri terlebih dahulu. Hubungan yang dimaksud disini merupakan lingkungan rumah tempat tinggal serta lingkungan sosial. Agar anda bisa memulai kebersihan rumah dari kebersihan diri sendiri, ada beberapa tips yang harus anda perhatikan di antaranya :   Perhatikan Kebersihan dan Kerapian Diri Sejak Bangun Tidur Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan dan kerapian diri dengan merapikan kamar tidur langsung setelah anda bangun tidur. Bukan hanya merapikan kamar tidur, anda juga perlu terbiasa membersihkan diri dengan sempurna setelah bangun tidur. Saat Anda memastikan hal ini, maka anda juga akan terbiasa memperhatikan kebersihan rumah Anda sejak pagi.   Membiasakan Diri Meletakan Barang Pada Tempatnya Hal yang bisa anda lakukan untuk membangun kebiasaan rapi dirumah adalah dengan membiasakan diri meletakkan barang pada tempatnya. Anda harus memastikan bahwa barang yang anda pakai akan kembali pada tempat asalnya setelah menggunakannya. Selain akan terlihat rapi, meletakan barang pada tempatnya akan mengurangi resiko barang terselip atau hilang. Selain tentang kerapian, habbits meletakan barang pada tempatnya akan membuat anda lebih teliti dan terbiasa teratur.     Terapkan Prinsip Minimalis Dalam Pengaturan Ruangan Salah satu cara agar rumah kita terlihat rapi dan fresh adalah dengan mengatur ruangan secara tepat dan meminimalisir barang dalam ruangan berdasarkan fungsi. Prinsip minimalis bisa anda terapkan pada ruangan di rumah anda untuk mendapatkan suasana rumah yang rapi, terlihat luas dan fresh. Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk menerapkan prinsip minimalis :   Menata Barang Berdasarkan Fungsi Salah satu cara yang bisa anda terapkan untuk membuat rumah anda rapi adalah mengorganisir barang berdasarkan kebutuhan anda dalam beraktifitas dimasing-masing ruangan yang ada. Lakukan penyortiran berdasarkan kegunaan barang dan relevansi dari fungsi ruangan tersebut. Singkirkan benda-benda yang tidak relevan dengan fungsi ruangan tersebut   Singkirkan Barang yang Tidak Digunakan Selanjutnya untuk meminimalisir benda dalam ruangan adalah dengan menyortir barang yang tidak fungsional. Anda harus memilih untuk menyimpan benda yang lebih sering digunakan dan membuang atau memberikan benda lainnya kepada orang lain.   Bersihkan Rumah dengan Cara yang Efektif Cara ini merupakan hal umum dilakukan agar rumah kita terlihat bersih dan nyaman. Banyak hal yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam membersikan ruangan. Beberapa hal yang perlu anda bersihkan adalah debu pada barang, utamakan bersihkan barang-barang yang terletak dibagian atas ruangan terlebih dahulu. Gunakan kain microfiber untuk membersihkan debu supaya lebih steril. Bersihkan pula karpet pada ruangan anda dengan penyedot debu, dan lakukan pembersihan karpet secara berkala dengan intensi yang lebih sering. Sebab, karpet sering kali menjadi sarang debu dan serangga kecil yang bisa menyebabkan penyakit jika tidak dibersihkan secara rutin. Langkah selanjutnya setelah barang bagian atas ruangan sudah dibersihkan, bersihkan pula barang-barang pada bagian bawah lalu setelahnya sapu lantai lalu lakukanlah pengepelan lantai, usahakan menyapu dan pel lantai dari ruangan paling dalam dan paling privat. Baca Juga : Bingung memilih rumah yang cocok untuk anda ? Berikut Tipsnya. Itulah beberapa cara menata rumah agar terlihat rapi dan bersih agar rumah menjadi lebih nyaman dan sehat. Jelajahi website kami untuk mendapatkan lebih banyak informasi mengenai properti.

Scroll to Top