{"id":2457,"date":"2023-06-07T09:27:50","date_gmt":"2023-06-07T09:27:50","guid":{"rendered":"https:\/\/isykarimanproperty.com\/journal\/?p=2457"},"modified":"2024-04-19T07:58:15","modified_gmt":"2024-04-19T07:58:15","slug":"sejarah-qurban-dan-kisah-nabi-ibrahim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/isykarimanproperty.com\/journal\/daily-islam\/sejarah-qurban-dan-kisah-nabi-ibrahim\/","title":{"rendered":"Mengulas Sejarah Qurban dalam Kisah Nabi Ibrahim"},"content":{"rendered":"

Qurban adalah salah satu ibadah yang memiliki sejarah yang penting dalam agama Islam. Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia melaksanakan qurban sebagai bagian dari perayaan Idul Adha. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang qurban, termasuk pengertiannya, sejarahnya, hukumnya, serta ketentuannya.<\/p>\n

Pengertian Qurban<\/strong><\/h2>\n

Qurban berasal dari bahasa Arab yang berarti “pengorbanan”. Ibadah qurban dilakukan dengan menyembelih hewan tertentu, seperti sapi, kambing, atau domba, sebagai tanda pengabdian dan rasa syukur kepada Allah SWT. Daging hewan qurban tersebut kemudian dibagikan kepada fakir miskin, kaum dhuafa, serta orang-orang yang membutuhkan.<\/p>\n

Qurban dalam Idul Adha merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Idul Adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, merupakan perayaan yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam penanggalan Islam. Baca Juga :\u00a0Ucapan Idul Adha 2023 untuk Meriahkan Hari Spesial<\/a><\/strong><\/p>\n

Pada hari tersebut, umat Muslim melaksanakan ibadah qurban sebagai tanda penghormatan dan pengabdian kepada Allah SWT. Qurban dalam Idul Adha merupakan simbol dari kesetiaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail terhadap perintah Allah SWT. Selama Idul Adha, umat Muslim berkumpul di masjid dan tempat ibadah untuk melaksanakan salat Id dan menyaksikan proses pemotongan hewan qurban.<\/p>\n

Daging qurban kemudian dibagikan kepada yang berhak, termasuk fakir miskin, kaum dhuafa, dan mereka yang membutuhkan. Qurban dalam Idul Adha bukan hanya ibadah pribadi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan persaudaraan antara umat Muslim, serta mengajarkan nilai-nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan solidaritas.<\/p>\n

Sejarah Qurban <\/strong><\/h2>\n

Sejarah Qurban dapat ditelusuri kembali ke masa Nabi Ibrahim AS (Abraham) dalam perjalanan hidupnya yang penuh pengorbanan. Kisah ini terdapat dalam Al-Quran dan menjadi bagian penting dalam sejarah Islam. Nabi Ibrahim menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, sebagai ujian kesetiaan dan kepatuhan kepada-Nya. Nabi Ibrahim dengan tulus dan penuh keyakinan bersiap untuk melaksanakan perintah tersebut.<\/p>\n

 <\/p>\n

\n

\u0648\u064e\u0644\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627 \u0628\u064e\u0644\u064e\u063a\u064e \u0645\u064e\u0639\u064e\u0647\u064f \u0627\u0644\u0633\u0651\u064e\u0639\u0652\u064a\u064e \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e \u064a\u064e\u0627 \u0628\u064f\u0646\u064e\u064a\u0651\u064e \u0625\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a \u0623\u064e\u0631\u064e\u0649\u0670 \u0641\u0650\u064a \u0627\u0644\u0652\u0645\u064e\u0646\u064e\u0627\u0645\u0650 \u0623\u064e\u0646\u0651\u0650\u064a \u0623\u064e\u0630\u0652\u0628\u064e\u062d\u064f\u0643\u064e \u0641\u064e\u0627\u0646\u0638\u064f\u0631\u0652 \u0645\u064e\u0627\u0630\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0631\u064e\u0649\u0670 \u06da \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e \u064a\u064e\u0627 \u0623\u064e\u0628\u064e\u062a\u0650 \u0627\u0641\u0652\u0639\u064e\u0644\u0652 \u0645\u064e\u0627 \u062a\u064f\u0624\u0652\u0645\u064e\u0631\u064f \u06d6 \u0633\u064e\u062a\u064e\u062c\u0650\u062f\u064f\u0646\u0650\u064a \u0625\u0650\u0646\u0652 \u0634\u064e\u0627\u0621\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0635\u0651\u064e\u0627\u0628\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e<\/strong><\/p>\n

“Dan tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: ‘Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu.’ Ismail menjawab: ‘Hai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah, kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.'” QS. As-Saffat (37:102)<\/p><\/blockquote>\n

 <\/p>\n

Namun, ketika Nabi Ibrahim bersiap untuk mengorbankan Ismail, Allah SWT menggantikan putranya dengan seekor domba yang layak dikurbankan. Kejadian ini menunjukkan rahmat Allah yang menguji kesetiaan Nabi Ibrahim dan sekaligus memberikan pengajaran penting. Simbolisme dalam kisah ini menekankan pentingnya kesetiaan, taqwa, dan ketaatan kepada Allah dalam menjalankan perintah-Nya.<\/p>\n

Sejak saat itu, umat Muslim diwarisi tradisi Qurban sebagai bentuk ibadah yang diwajibkan dan diperintahkan oleh Allah. Ibadah Qurban menjadi simbol pengorbanan, pengabdian, dan rasa syukur umat Muslim kepada Allah SWT. Melalui Qurban, umat Muslim meneladani semangat kesetiaan dan ketaatan Nabi Ibrahim, serta mengingat dan merenungkan nikmat dan rahmat Allah yang diberikan kepada mereka.<\/p>\n

Sejarah Qurban yang berakar pada peristiwa dalam kehidupan Nabi Ibrahim AS mengajarkan umat Muslim akan pentingnya mengorbankan sesuatu yang berharga bagi Allah SWT. Ibadah Qurban menjadi momen untuk memperkuat ikatan dengan Allah, mengasihi sesama, dan berbagi rezeki dengan yang membutuhkan. Dengan memahami latar belakang sejarah Qurban ini, umat Muslim diingatkan akan nilai-nilai kesetiaan, pengorbanan, dan rasa syukur dalam menjalankan perintah agama.<\/p>\n

Hukum Qurban dalam Islam<\/strong><\/h2>\n

Hukum qurban termasuk dalam kategori sunnah<\/a> muakkadah, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan dan dikerjakan secara rutin oleh Nabi Muhammad SAW. Meskipun tidak wajib, qurban memiliki pahala yang besar bagi pelakunya. Hukum ini berlaku bagi setiap Muslim yang telah mencapai usia baligh dan mampu secara finansial. Dalam riwayat Ahmad dan Ibnu Majah disebutkan:<\/p>\n

 <\/p>\n

\u0639\u064e\u0646\u0652 \u064e\u0623\u0628\u0650\u064a \u0647\u064f\u0631\u064e\u064a\u0652\u0631\u064e\u0629: \u064e\u0623\u0646\u064e\u0651 \u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0652\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0635\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0648\u0633\u0644\u0645 \u0642\u0627\u0644 : \u0645\u064e\u0646\u0652 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0644\u0647\u064f \u0633\u064e\u0639\u064e\u0629 \u0648\u064e\u0644\u0645\u0652 \u064a\u064e\u0636\u064e\u062d\u0652 \u0641\u064e\u0644\u0627 \u064a\u064e\u0642\u0652\u0631\u0628\u064e\u0646\u064e\u0651 \u0645\u064f\u0635\u064e\u0644\u064e\u0651\u0627\u0646\u064e\u0627 (\u0631\u0648\u0627\u0647 \u0627\u062d\u0645\u062f \u0648\u0627\u0628\u0646 \u0645\u0627\u062c\u0647)<\/strong><\/p>\n

Artinya: “Dari Abu Hurairah, “Rasulullah SAW telah bersabda, barangsiapa yang mempunyai kemampuan, tetapi ia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati (menghampiri) tempat salat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).<\/p><\/blockquote>\n

 <\/p>\n

Ketentuan Qurban dalam Islam<\/strong><\/h2>\n

Qurban adalah ibadah yang sarat makna dan nilai sosial. Selain sebagai bentuk pengorbanan kepada Allah SWT, qurban juga mengajarkan umat Muslim untuk peduli dan berbagi dengan sesama. Dengan memahami pengertian, sejarah, hukum, serta ketentuan qurban, umat Muslim dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan penuh keberkahan. Berikut adalah ketentuan Qurban Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan ibadah qurban, antara lain:<\/p>\n